You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Sungai Rukam I
Logo Desa Sungai Rukam I
Desa Sungai Rukam I

Kec Pugaan, Kab Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan

Selamat Datang Di Website Resmi Desa Sei Rukam I, Sebagai Sarana Informasi dan Transparansi Desa

18 Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif

Administrator 01 Januari 2022 Dibaca 1.121 Kali
18 Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif

Kelembagaan desa merupakan komponen yang sangat vital untuk mendorong keberlanjutan pembangunan. Karena itulah, keberadaan kelembagaan Desa harus diperkuat sehingga dapat menopang pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

SDGs Desa berusaha untuk mempertahankan kearifan lokal, serta melakukan revitalisasi dan menggerakan seluruh elemen lembaga-lembaga di tingkat desa. Karena, keterlibatan semua elemen desa, kuat dan berfungsinya lembaga di desa dalam kehidupan masyarakat, akan menjadi penopang kehidupan kebhinnekaan di desa yang dinamis, serta pendorong tercapainya SDGs Desa.

Pada tahun 2018 partisipasi penduduk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar sudah cukup besar, yaitu sebesar 85,43 persen (BPS, 2018). Apabila dikategorikan berdasarkan tempat tinggal, penduduk perdesaan lebih banyak yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dibandingkan penduduk perkotaan (88,56 persen berbanding 82,94 persen). Adapun tiga kegiatan sosial kemasyarakatan yang paling banyak diikuti penduduk usia 10 tahun ke atas dalam tiga bulan terakhir, yaitu kegiatan kematian (63,87 persen), keagamaan (61,87 persen) dan sosial lainnya (46,82 persen).

Tabel 1. Persentase Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Kota-Desa Tahun 2018

Karakteristik demografi Kegiatan sosial kemasyarakatan Keagamaan Keterampilan Olahraga/Permainan GotongRoyong
Perkotaan 82,94 58.45 1,54 15,64 39,45
Pedesaan 88,56 66,16 1,57 12,85 45,49
Total 85,43 61,87 1,56 14,40 42,13

Sumber: BPS – Susenas MSBP 2018

Untuk mencapai tujuan SDGs Desa 2030 ini, digunakan beberapa indikator di antaranya: lestarinya kegiatan tolong menolong dan gotong royong; partisipasi tokoh agama dalam kegiatan pembangunan desa; perlindungan warga desa terhadap kaum lemah dan anak yatim; pelestarian budaya desa; serta penyelesaian masalah warga berdasarkan pendekatan budaya.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.000.000,00 Rp 1.287.586.535,43
0.23%
Belanja
Rp 0,00 Rp 1.662.822.503,47
0%
Pembiayaan
Rp 375.235.968,04 Rp 375.235.968,04
100%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00
100%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 238.588.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 123.252.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 0,00 Rp 898.749.000,00
0%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 18.600.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 5.397.535,43
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 0,00 Rp 911.817.768,00
0%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 0,00 Rp 471.435.700,00
0%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 113.026.500,04
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 139.665.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 26.877.535,43
0%