You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Sungai Rukam I
Logo Desa Sungai Rukam I
Desa Sungai Rukam I

Kec Pugaan, Kab Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan

Selamat Datang Di Website Resmi Desa Sei Rukam I, Sebagai Sarana Informasi dan Transparansi Desa

Tingkatkan Perekonomian Warga Lewat Bioflok

Administrator 29 Oktober 2022 Dibaca 803 Kali
Tingkatkan Perekonomian Warga Lewat Bioflok

SeiRukamINews Guna mendongkrak perekonomian dan ketahanan pangan Pemerintah Desa Sei Rukam I  menggelar pelatihan budidaya Ikan lokal air tawar  sistem Bioflok bagi Kelompok Perikanan Kayuh Baimbai lewat Pemberdayaan Kelompok Perikanan  dalam upaya meningkatkan perekonomian warga, Sabtu 29 Oktober 2022.

Kegiatan pelatihan yang mendatangkan Narasumber dari Balangan Bapak M. Wajihudin owner Violet Fish Farm dan Bapak Hilmi Arifin beserta Tim Papuyu Farm beliau merupakan owner PT Papuyu Farm Indonesia yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang perikanan dan sudah mencetak 2.500 alumnus atau asuhan mitra yang tersebar  di dalam dan diluar negeri.

Kegiatan Pelatihan ini mengusung tema “Meningkatkan Perekonomian Desa Melalui Budidaya Ikan Air Tawar dengan Sistem Bioflok “.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bapak Kepala Desa Sei Rukam I, Bapak H. Hasan Asy’ari dalam sambutannya menyampaikan beliau mengharapkan kepada Kelompok Perikanan Kayuh Baimbai agar dapat menerapkan sistem Bioflok ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“saya sangat mengharapkan peserta pelatihan dapat membawa ilmu yang diberikan dan diterapkan dilapangan guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa“ sampainya.

Teknologi Bioflok merupakan teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaatan mikroba (bakteri, fungi), algae, protozoa, cacing, dan detritus yang menyatu dalam flok. Teknologi Bioflok dinilai mampu meningkatkan produktivitas budidaya dengan padat tebar tinggi, dan tidak membutuhkan lahan luas dan hemat air.

2 (8)

Bapak Igo tim dari PT Papuyu Farm Indonesia dalam pengantarnya menyebutkan usaha budidaya ikan air tawar sistem Bioflok dapat dijadikan usaha yang potensial, karena permintaan pasar cukup tinggi dan berbagai keuntungan lainnya

“Budidaya ikan air tawar sistem Bioflok, modalnya relatif tidak besar,”ujarnya

Dikatakan pula, budidaya ikan  dengan sistem Bioflok selain ramah lingkungan, juga sangat memungkinkan dilakukan pada lahan yang sempit, serta memberikan keuntungan yang menjanjikan dalam waktu (usia) budidaya sangat singkat dengan efesiensi pakan yang menguntungkan pula.

Selama pelatihan para peserta dibekali  oleh Bapak Hilmi Arifin beberapa materi pelatihan meliputi pemilihan bahan dan cara pembuatan media Bioflok, penyusunan formulasi, fermentasi bahan pakan, cara ukur kualitas pakan, dan kebijakan pengembangan usaha budidaya perikanan serta tehnik-tehnik khusus agar saat dilapangan tidak gagal dalam prosesnya.

Menurutnya, budidaya ikan ini secara ekonomi memiliki potensi yang besar dan dapat menghasilkan berbagai keuntungan.

Harapannya dengan pelatihan ini Desa bisa menjadi Mitra yang juga dapat menjadi pemasuk Ikan lokal di wilayah Tabalong khususnya ikan papuyu.

"Melalui pelatihan budidaya sistem Bioflok, ke depannya bisa memenuhi kebutuhan ikan papuyu di Daerah Luar karena permintaan pasokan papuyu masih banyak, sehingga dari hasil budidaya ini bisa memasok permintaan ikan papuyu dari luar  daerah" jelasnya.

Ia juga menyarankan  ke depannya supaya dibentuk Kelompok pembuat pakan mandiri sehingga para pembudidaya bisa mengambil pakan dari desa sendiri  dan bisa menjadi penghasilan berputar di desa.

"Ingat, seekor ikan mati bisa mengapung ke hilir, tapi hanya ikan hidup yang mampu berenang sampai ke hulu"

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.000.000,00 Rp 1.287.586.535,43
0.23%
Belanja
Rp 0,00 Rp 1.662.822.503,47
0%
Pembiayaan
Rp 375.235.968,04 Rp 375.235.968,04
100%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00
100%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 238.588.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 123.252.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 0,00 Rp 898.749.000,00
0%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 18.600.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 5.397.535,43
0%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 0,00 Rp 911.817.768,00
0%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 0,00 Rp 471.435.700,00
0%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 113.026.500,04
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 139.665.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 26.877.535,43
0%